Maksimalkan Pencapaian Vaksin, Pangdam Pattimura Gandeng Semua Pihak -->

Iklan Semua Halaman

Maksimalkan Pencapaian Vaksin, Pangdam Pattimura Gandeng Semua Pihak

Redaksi
Senin, 28 Februari 2022

Maluku -;Pangdam XVI/Pattimura, Mayjen TNI Richard Tampubolon terus mengerahkan tim vaksinator mobile di Maluku dan Maluku Utara guna mendongkrak capaian vaksin yang ada di seluruh wilayah Kodam XVI/ Pattimura. 

Memasuki hari ke empat pelaksanaan vaksinasi mobile, _update_ data terbaru masyarakat yang telah divaksin, Minggu (27/02/2022) mencapai 2746 orang tervaksin di Maluku, dan sebanyak 2228 orang di Maluku Utara. Sehingga jumlah keseluruhan masyarakat yang divaksin pada hari ke empat ini sebanyak 4974 orang.
Melihat perkembangan capaian vaksinasi hari ke empat tersebut,  Pangdam terus mengapresiasi dan mendorong para Tim Vaksinator mobile untuk lebih bekerja keras lagi. 

Perolehan hasil tersebut bukanlah tanpa kendala,  seperti munculnya hoax ditengah masyarakat soal vaksin, cuaca ekstrem yang terjadi di Maluku dan Maluku Utara beberapa waktu belakangan ini, juga antisipasi  stok vaksin di tiap- tiap daerah. 

Oleh karena itu, Pangdam menghimbau dan berpesan kepada para Dandim agar secara langsung mengecek pelaksanaan vaksinasi mobile di lapangan dan berkoordinasi dengan instansi terkait, untuk meminimalisir kendala yang mungkin timbul. "Kita semua perlu bergandengan tangan dengan pihak terkait dalam percepatan vaksinasi ini. Tim vaksinasi mobile akan maksimal bekerja bila didukung semua pihak, mulai dari sosialisasi kepada masyarakat, tersedianya fasilitas kesehatan,  pelaksanaan harus sesuai prosedur dengan mematuhi protokol kesehatan, hingga terjaminnya stok vaksin. Maka, para Dandim harus ada di lapangan untuk memastikan semuanya berjalan lancar," ucap Pangdam. 

Vaksinasi mobile ini merupakan upaya terobosan  untuk mempercepat proses vaksinasi yang masih belum memenuhi target. Vaksinasi mobile ini menyasar tempat- tempat tertentu, seperti fasilitas umum dan titik-titik kumpul masyarakat, sehingga diharapkan capaiannya dapat maksimal. Program ini dilaksanakan hingga 28 Februari mendatang dan akan terus berlanjut dengan program-program berikutnya. (Red)