Dankodiklatal Terima Laporan Kenkat 25 Pamen Kodiklatal -->

Iklan Semua Halaman

Dankodiklatal Terima Laporan Kenkat 25 Pamen Kodiklatal

Redaksi
Kamis, 01 Oktober 2020

Surabaya || ak.
Sebanyak 25 prajurit strata perwira Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Laut (Kodiklatal) mendapat anugerah naik pangkat satu tingkat lebih tinggi dari pangkat sebelumnya. Khusus untuk laporan kenaikan pangkat Perwira Menengah (Pamen) ini dilaksanakan di depan Dankodiklatal Laksda TNI Nurhidayat yang digelar di Gedung Serbaguna Srikandi Kodiklatal, Bumimoro, Surabaya, Kamis, (1/10) 

Dari 25 personel yang naik pangkat, satu orang mendapat kenaikan pangkat dari Letnan Kolonel ke Kolonel,  13 orang mendapatkan kenaikan pangkat dari Mayor ke Letkol, dua diantaranya mendapatkan pangkat Letkol penghargaan, Sedangkan 11 orang sisanya naik pangkat dari Kapten ke Mayor.

Selesai prosesi penerimaan laporan, Dankodiklatal Laksda TNI Nurhidayat menyampaikan ucapan selamat kepada perwira yang pada hari ini mendapat karunia berupa kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi. Untuk itu, dengan kenaikan pangkat tersebut harus bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Lebih lanjut disampaikan bahwa kenaikan pangkat pada hakikatnya merupakan sebuah bentuk penghargaan dan indikator prestasi seorang prajurit atas kinerja yang telah ditunjukkan selama penugasannya. Kenaikan pangkat juga merupakan kepercayaan dan amanah dari Tuhan Yang Maha Esa, yang harus dipertanggungjawabkan, sehingga dalam kondisi apa pun para perwira harus dapat menunjukkan sikap responsibility (tanggung jawab), leadership (kepemimpinan), capability (kemampuan) dan integrity (integritas). 

Menurutnya sebagai pengawak lembaga pendidikan TNI AL, dirinya berharap para Pamen Kodiklatal dapat melaksanakan tugasnya sebagai tenaga pendidik dan pengasuh, sebagai guru militer yang memiliki kemampuan lebih pada bidang tugas masing-masing. Kepada para perwira yang naik pangkat Dankodiklatal berpesan senantiasa responsif terhadap perkembangan teknologi senjata dan peralatan TNI AL, karena baik buruknya kualitas sumber daya manusia TNI AL sebagian besar adalah output hasil didik Kodiklatal, sehingga kita harus dapat menyiapkan prajurit TNI AL yang memiliki kualitas dan tingkat kesiapan yang tinggi, yang mampu memenuhi tuntutan tugas satuan pengguna baik di KRI, pasukan marinir maupun pendirat lainnya.(AD)