Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah MoU dengan Kementerian Kesehatan RI

ACEH || ACEHKONTRAS.com ---Pimpinan Wilayah 'Aisyiyah Aceh menggelar berbagai kegiatan untuk optimalisasi Penguatan kapasitas Kader Aisyiyah dalam pencegahan penyakit tidak menular, pencegahan stunting, kesehatan ibu dan anak serta peningkatan cakupan imunisasi. 

Kegiatan ini adalah tindak lanjut dari Memorandum of Understanding (MoU) antara Pimpinan Pusat 'Aisyiyah dengan Kementerian Kesehatan RI yang akan dilaksanakan di 3 Kabupaten Kota di Aceh yaitu Kota Banda Aceh, Kabupaten Pidie dan Kabupaten Aceh Tengah. 

Program ini sejalan dengan program Rumoh Gizi Gampoeng yang diatur dalam Peraturan Gubernur Aceh No 14 tahun 2019 tentang Pencegahan dan Pengangganan Stunting secara terpadu yang diresmikan secara perdana oleh Ibu Dr. Ir. Dyah Erti Idawati, MT, pada Juli 2019 di Desa Bandar Lampahan Kecamatan Timang Gajah Kabupaten Bener Meriah.

Prof Masyitoh, Ketua Pimpinan Pusat 'Aisyiyah, Koordinator Majelis Dikdasmen dan MHH menyampaikan  bahwa program ini sejalan dengan program Gerakan 'Aisyiyah Sehat (GRASS) dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk hidup sehat dalam bingkai  nilai-nilai Islam dan pilar keluarga sakinah.

Berbagai persiapan dilakukan untuk kelancaran kegiatan sejak tanggal 1 – 4 September 2019 seperti sosialisasi program kepada pimpinan wilayah 'Aisyiyah Aceh, advokasi dan audiensi kepada Ketua Tim Penggerak PKK Aceh untuk mendapatkan dukungan dan petunjuk menyangkut kegiatan tersebut, sosialisasi kepada lintas sektor, dinas terkait dan organisasi profesi dan mempersiapkan kapasitas kader 'Aisyiyah untuk program mobilisasi. 

Kegiatan ini juga diisi dengan pemberian materi oleh Dra. Pimanih, M.Kes dari Kementerian Kesehatan RI yang menjabarkan Kebijakan dan Strategi Promosi Kesehatan dalam pencegahan berbagai masalah kesehatan dengan melibatkan masyarakat berperan aktif mendukung perubahan perilaku ke arah hidup sehat.

Dra. Chairunnisa, M.Kes, Ketua Majelis Kesehatan PP 'Aisyiyah menyampaikan bahwa kader 'Aisyiyah yang telah dilatih, mempunyai target untuk memobilisasi kelompok selama 2 minggu pada tanggal 5-18 September 2019 di kabupaten kota masing-masing dan diutamakan didaerah lokus stunting, di berbagai tempat baik di  Sekolah,  di  tempat  Pengajian,  kelompok ibu hamil, Balita, dan kelompok  masyarakat lainnya dalam bentuk  penyuluhan, demo isi priringku, cek kesehatan, senam, dan aktifitas lainnya sesuai dengan kebutuhan lokal.

Ketua Pimpinan Wilayah 'Aisyiyah Aceh, Zaidar Jaafar, S.Ag bersyukur melalui program ini telah terbentuk  45 orang kader 'Aisyiyah dari berbagai cabang dan ranting di 3 Pimpinan Daerah 'Aisyiyah di Aceh dan berharap semua kader dapat bekerja dengan baik untuk menyukseskan program ini dan turut membantu pemerintah dalam pencegahan berbagai masalah kesehatan di masyarakat. 

Kegiatan ini akan terus dilanjutkan oleh para kader 'Aisyiyah yang telah terlatih sebagai bentuk reliasasi program Gerakan 'Aisyiyah Sehat (GRASS).

Kegiatan ini diakhiri dengan penandatangan komitmen bersama untuk mendukung pencegahan penyakit tidak menular, stunting, kesehatan ibu dan anak dan peningkatan cakupan imunisasi  di Provinsi Aceh pada tahun 2019. (Sam)