Pangkogabwilhan I Kunjungi RSD Wisma Atlet Kemayoran Jakarta -->

Iklan Semua Halaman

Pangkogabwilhan I Kunjungi RSD Wisma Atlet Kemayoran Jakarta

Redaksi
Kamis, 08 April 2021

Tanjung Pinang -  Pangkogabwilhan I Laksdya TNI IN.G. Ariawan, S.E, M.M. mengunjungi posko Kogasgabpad RS Darurat Covid-19 dalam rangka rapat pembahasan tentang data perkembangan pasien, bertempat di ruang rapat VIP Tower 1 Lt. 2 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Kamis (8/4/2021).

Turut mendampingi Pangkogabwilhan I antara lain Kapuskes TNI Mayjen TNI dr. Tugas Ratmono, Kasdam Jaya Brigjen TNI M. Saleh Mustafa, Kasahli Kogabwilhan I Brigjen TNI Suhardi, Asops Kasdam Jaya Kolonel Inf Dody triwinarto, Asintel Kasdam Jaya Kolonel Inf Yudhi syahputra, Kakesdam Jaya Kolonel Ckm Abdul Halim, Kapendam Jaya Kolonel Arh Herwin Budi, Dansatma RS Marinir Cilandak Letkol Laut (K) Drg. Arifin.

Dalam pengarahannya, Pangkogabwilhan I Laksdya TNI I Nyoman Gede Ariawan menyampaikan ucapan Puji Syukur kepada Tuhan YME karena masih diberi kesehatan dan grafik yang berada di Tower 4, 5, 6 dan 7 Wisma Atlet kemayoran terjadi penurunan setiap harinya. "Selain itu hendaknya jangan pernah kendor dan jangan turun semangatnya untuk memberikan pelayanan dalam mengemban tugas mulia ini khususnya kepada seluruh Prajurit TNI yang bertugas di RSD Wisma Atlet Kemayoran," tegasnya.

Pada kesempatan tersebut Kapuskes TNI Mayjen TNI dr Tugas Ratmono memberikan paparan dan menjelaskan tentang kondisi terakhir di RSD Wisma Atlet. "Sampai saat ini tanggal 8 April 2021 Jumlah pasien di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet sebanyak 1.400 pasien dengan tingkat kesembuhan 96,40 % tingkat kematian 0,13 % (72 meninggal), lonjakan kematian terjadi tinggi pada bulan Januari dan Februari," ujarnya.

Diakhir kunjungannya Pangkogabwilhan I Laksdya TNI I Nyoman Gede Ariawan didampingi Kapuskes TNI dan Kasdam Jaya melaksanakan konferensi pers dihadapan Wartawan yang menyampaikan  beberapa hal diantaranya yaitu adanya indicator penurunan pasien dalam 2 atau 3 minggu terakhir semula 80 %  penurunan menjadi 23 %.

Disampaikan juga menjelang puasa dan menyambut Hari Raya Idul Fitri agar selalu  displin  dengan kesadaran pribadi menerapkan protokol kesehatan, karena hal tersebut adalah senjata utama dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19, dengan tetap menggunakan masker, mencuci tangan, menghindari keramaian dan menjauhi kerumunan setidaknya tidak menularkan kepada orang lain.
"Termasuk mengantisipasi pasca  libur  agar tetap waspada dengan menyiapkan segala sesuatu untuk pelayanan  terbaik, termasuk antisipasi infomasi yang menyampaikan varian baru dari Covid-19 dan lebih ganas penyebarannya. Namun yang lebih penting agar kita jangan kendor dan selalu patuhi protokol kesehatan," ungkap Pangkogabwilhan I.(Red)