SAT NARKOBA POLRES LABUHANBATU BERHASIL CIDUK DPO KASUS NARKOBA -->

Iklan Semua Halaman

SAT NARKOBA POLRES LABUHANBATU BERHASIL CIDUK DPO KASUS NARKOBA

Redaksi
Rabu, 13 Januari 2021

Labuhanbatu - Satuan Narkoba Polres Labuhanbatu berhasil menangkap tersangka yang sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang ( DPO ) sebanyak 3 Kali bernama Rizal Efendi Rambe Als Penden Als Mata Kero, Laki², 41 thn warga Jln, Cemara, Kelurahan Padang Matinggi, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu, Selasa (05/01/2020).

Tersangka Penden ditangkap berawal dari penyelidikan yang dilakukan Sat Narkoba Polres Labuhanbatu yang dipimpin langsung Kasat Narkoba AKP Martualesi Sitepu dan Kanit I IPDA Sarwedi Manurung dengan cara menurunkan personil Unit I melakukan under cover buy dan berhasil menangkap seorang pengedar bernama AH, Laki-laki, Usia (35)Tahun, di Perlayuan Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu dan berhasil sita Sabu seberat 10,29 Gram Bruto, HP dan Sepeda Motor.

Hasil keterangan dari Tersangka AH Tim Satuan Narkoba Polres Labuhanbatu berhasil menangkap Penden di Padang Matinggi.
Selanjutnya dilakukan penggeledahan di rumah Penden yang disaksikan Kepling, dan berhasil disita 1 plastik klip berisi narkotika sabu seberat 10 Gram Bruto, sehingga barang bukti yang disita dari Penden yaitu narkotika sabu seberat 10 Gram bruto.

Dari data pada Sat Narkoba Polres Labuhanbatu, Penden adalah terdaftar sebagai DPO sebanyak 3 kali sesuai Laporan Polisi :  LP/804/ VI/Res 4.2/2020, an. Tsk Bambang pane Als Bambang, LP/ 340/IV/2019,  an.tsk Johan Indra Maranduri dan LP/1511/XI/2018/SPKT an.tsk Tahmat Rizky.

Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan,SIK.,MH menjelaskan terhadap tsk Penden sudah menjadi target penangkapan Sat Narkoba Polres Labuhanbatu dan untuk saat ini Sat Narkoba Polres Labuhanbatu mulai dari awal penangkapan telah meminta back up Dit Narkoba Polda Sumut untuk menuntaskan kasus Penden diduga terlibat jaringan peredaran narkoba di Kota Rantau Prapat.

Terhadap kedua tsk dipersangkakan melanggar pasal 114 Sub 112 Yo 132 UU RI NO.35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan anacaman maksimal 20 tahun penjara.(I.G.HRP).