Domisili Tempat Tinggal Ketua PPK Panai Hilir Dipertanyakan Warga, KPU Labuhanbatu Dinilai Kurang Profesional, Ada Apa..? -->

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

Domisili Tempat Tinggal Ketua PPK Panai Hilir Dipertanyakan Warga, KPU Labuhanbatu Dinilai Kurang Profesional, Ada Apa..?

Redaksi
Senin, 16 Maret 2020

Labuhanbatu // ak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Labuhanbatu, Provinsi Sumatera Utara (SUMUT) diminta untuk bersikap profesional, menyampaikan secara terbuka kepada publik terkait terpilihnya Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Panai Hilir berinisial (MR), Senin, Tanggal, (16/03/2020).

Pasalnya, domisili tempat tinggal ketua PPK Panai Hilir, disinyalir kelak diragukan Warga terkait melaksanakan tupoksi nya penuh waktu. Ketua PPK Panai Hilir dikabarkan bertempat tinggal di Desa Sei Penggantungan.

Desa Sei Penggantungan salah satu Desa Kecamatan Panai Hilir, sebuah desa terpisah oleh muara sungai yang ditengahnya terdapat sebuah pulau kecil yang akrab disebut sebut Warga bernama pulau Anggo.

Sarana transportasi menuju Ibukota Kecamatan Panai Hilir tidak lain menggunakan perahu/boat penyeberangan. Jam trayek nya pun diatur dua kali dalam sehari, durasi penyebrangan menelan 1 jam lamanya.

Terbatas nya akses tempuh menuju Ibukota Kecamatan Panai Hilir, melahirkan sejumlah asumsi negatif publik. Ketua PPK Panai Hilir diduga tidak akan mampu bekerja penuh waktu/profesional.

Warga berpendapat, Ketua PPK Panai Hilir harus nya bertempat tinggal di Kelurahan Kota Sei Berombang, mengingat Kantor Sekretariat PPK terletak di Kelurahan Kota Sei Berombang. Yakni, Kantor Camat Panai Hilir.

ZK, (45) Tahun, Warga Kelurahan Sei Berombang, menyampaikan rasa kecewa nya terhadap lembaga KPU Kabupaten Labuhanbatu,

"Ada apa dengan KPU Labuhanbatu. Kenapa melantik ketua PPK yang domisili tempat tinggal nya berada di Desa Sei Penggantungan, Ucap ZK,

"Saya tidak bermaksud menyudutkan atau menyerang siapapun. coba Abang pikir, apa gak lebih baik ketua PPK itu bertempat tinggal di Kelurahan Sei Berombang, Ibu Kota Kecamatan Panai Hilir. Anggota PPK kan lima orang, kok harus dia yang dipilih,

"Memang, hasil pemilihan Ketua ditentukan lewat kesepakatan anggota PPK terpilih. Namun, Komisioner KPU setidaknya memberikan sebuah edukasi yang sifat nya tidak mengintervensi,

"Pikir baik baik, Jarak tempuh Desa Sei Penggantungan Ke Ibukota Kecamatan Panai Hilir menelan waktu lebih dari satu jam. Itupun jadwal keberangkatan boat/perahu penyeberangan nya menggunakan aturan limite waktu. Jika terlambat harus menunggu selama tiga jam lagi untuk Trip penyebrangan selanjutnya. Aneh, entah apa pertimbangan KPU Labuhanbatu melantik MR menjabat Ketua PPK Panai Hilir, Tutup ZK.

Wahyudi, Ketua KPU Kabupaten Labuhanbatu, dilansir Via WhatsApp memberikan tanggapan nya,

"Salah satu syarat menjadi PPK berdomisili di wilayah kerja. Terkait jarak dan efisiensi kerja akan menjadi evaluasi internal PPK dan KPU nanti nya apakah ada kendala kendala dalam melaksanakan tugas tugas PPK, Singkat Wahyudi Ketua KPU Kabupaten Labuhanbatu,

Teka teki terpilihnya ketua PPK Kecamatan Panai Hilir berdomisili tempat tinggal di Desa Sei Penggantungan menjadi sorotan publik, Sejumlah warga menilai, pihak KPU Kabupaten Labuhanbatu kurang profesional dalam mencermati hasil kesepakatan anggota PPK terpilih. Demikian dikabarkan.(je)